RSS

SELAMAT JALAN DA’I SEJUTA UMAT

 Jakarta – Zainuddin MZ telah meninggal saat tiba di ruang gawat darurat RS Pusat Pertamina. Dai sejuta umat itu menghembuskan nafas terakhir akibat penyakit jantung.

hari ini bangsa indonesia kehilangan tokoh terbaiknya,Zainudin MZ yg dikenal sebagai Dai sejuta umat  meninggal Selasa (5/7/2011) karena sakit.  bapak “Sakit jantung,” kata anak kedua Zainuddin, Lutfi, saat berbincang dengan wartawan di rumah duka, Jalan Gandaria 1, Gang Haom, Jakarta Selatan,
Lutfi mengatakan, ayahnya memang memiliki masalah dengan jantung, darah tinggi dan kolesterol. Beberapa waktu lalu, Zainuddin juga sempat dirawat di rumah sakit.

Lutfi juga meminta maaf kepada seluruh rakyat Indonesia. “Saya juga sebagai anak dari beliau mohon maaf kepada semua orang apabila Bapak ada salah-salah kata,” kata Lutfi.ebelum meninggal dunia, Zainuddin MZ tidak mengeluh sakit. Mendadak, dai sejuta umat itu tidak sadarkan diri setelah menyantap sarapan pagi di rumahnya.

“Tadi pagi-pagi habis salat Subuh, Bapak sarapan. Setelah sarapan, Bapak langsung pingsan,” kata anak kedua Zainuddin, Lutfi, saat berbincang dengan wartawan di rumahnya, Jalan Gandaria 1, Gang Haom, Jakarta Selatan, Selasa (5/7/2011).

Zainuddin langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat, RS Pusat Pertamina. Namun sayang, nyawa dai yang kini mulai muncul lagi di acara-acara dakwah itu tidak tertolong lagi. Zainuddin telah meninggal saat dokter IGD RSPP memeriksanya.

Menurut Lutfi, ayahnya meninggal karena serangan jantung. Sebelumnya, Zainuddin memang memiliki riwayat tekanan darah tinggi dan kolesterol. Zainuddin meninggal dalam usia 60 tahun.

Zainuddin meninggal dunia di RSPP pukul 09.22 WIB. Rumah Zainuddin MZ di kawasan Gandaria, Jakarta Selatan, penuh pelayat. Para pelayat yang tidak hanya dari warga sekitar itu terlihat memenuhi jalan dan halaman rumah dai sejuta umat itu.

Bergantian, para pelayat masuk ke dalam rumah Zainuddin di Jalan Gandaria 1, Gang Haom, Jakarta Selatan, Selasa (5/7/2011). Para pelayat tampak menyalami sejumlah anggota keluarga, termasuk istri Zainuddin, Kholilah, yang tampak sangat sedih.

pelayat berdatangan ke rumah duka

Jenazah Zainuddin tiba di rumah duka sekitar pukul 10.30 WIB dari RS Pusat Pertamina. Sebelum meninggal, Zainuddin memang memiliki riwayat darah tinggi dan kolesterol. Saat tiba di RSPP,

Pemakaman direncanakan akan dilakukan pukul 15.00 WIB, Selasa (5/7/2011). Masjid Jami Fajrul Islam lokasinya persis di depan kediaman Zainuddin MZ, di Jalan H Aom, Gandaria Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Hingga pukul 12.00 WIB ini, keluarga Zainuddin dan 4 orang tukang gali berkerumun di lokasi makam. Tukang gali bersiap-siap membawa pacul.

“Memang rencananya mau dimakamkan di sini. Ini sudah amanat dari keluarga, tinggal dicari posisinya yang tepat. Memang ini masjid Pak Kiai,” kata salah seorang warga, Sahlan.

Akbar tanjung saat melayat ke rumah duka

Sejumlah politisi yang sudah datang melayat Zainuddin antara lain Akbar Tandjung, dan Ali Masykur Musa. Hingga pukul 12.30 WIB, para pelayat terus berdatangan ke rumah duka. Politisi senior Partai Golkar, Akbar Tandjung, melayat ke rumah duka Zainuddin MZ di Jl Gandaria I, Gang H Aom, Jakarta Selatan. Akbar mengenang ceramah Nazaruddin selalu memberikan ketenangan bagi umat Islam.

Akbar datang sekitar pukul 12.30 WIB, Selasa (5/7/2011). Dia mengenakan kemeja warna hijau dan peci hitam. Kedatangan Akbar cukup menarik perhatian warga yang sedang melayat di rumah duka.

“Ceramah beliau memberikan ketenangan bagi kami. Dai sehebat beliau sangat menarik bagi umat Islam,” kata Akbar di depan rumah duka.

Akbar mengatakan terakhir bertemu dengan Zainuddin MZ beberapa bulan lalu. Saat itu Zainuddin memberikan ceramah dalam acara kader Partai Golkar di Tanjung Priok, Jakarta Utara.

“Pesan-pesan beliau sangat komunikatif dan memberikan inspirasi bagi kader Golkar. Sekali lagi kita semua merasa sangat kehilangan sosok beliau,” katanya.
Di mata sahabatnya, Zainuddin MZ, dikenal sebagai kiai yang memiliki rasa nasionalisme tinggi. Dai Sejuta Umat yang wafat di usia 60 ini sempat menitipkan pesan buat Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) telah mendapatkan kabar berpulangnya KH Zainuddin MZ. Presiden SBY menyampaikan rasa duka citanya kepada keluarga da’i terkemuka itu.


KH. Zainudin MZ Saat memberikan ceramah

“Bapak Presiden turut berduka cita atas meninggalnya KH Zainuddin MZ,” ujar Jubir Kepresidenan, Julian Aldrin Pasha, di Kantor Presiden, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta, Selasa (5/7/2011).

Kabar mengenai berpulangnya KH Zainuddin MZ diterima Presiden SBY pada sekitar pukul 10.00 WIB. Yaitu sesaat sebelum menerima kunjungan kehormatan Panglima Tentera Malaysia, Jenderal Tan Sri Zulkifelin. “Untuk rencana melayat ke rumah duka, saya belum bisa pastikan,” sambung Julian.

Pesan buat SBY itu disampaikan Zainuddin kepada eks Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Taufiqurrachman Ruki saat bertemu 2 minggu lalu.

Dai Sejuta Umat

“Saya sempat ngobrol. Beliau sempat menyampaikan ke saya, berharap jika jabatan presiden sudah selesai dan meninggalkannya dengan khusnul khotimah (akhir yang baik). Beliau minta itu disampaikan kepada presiden,” kata Ruki saat melayat di rumah duka di Jalan Gandaria I, Gang H Aom, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, selasa (6/7/11)

Ruki mengatakan, Zainuddin juga berharap ada langkah-langkah pembaharuan yang maksimal untuk kesejahteraan rakyat di negeri ini.

“Beliau seorang pembicara dengan rasa nasionalisme tinggi. Beliau menampilkan kiai lokal yang meng-internasional. Bangsa Indonesia sangat kehilangan beliau,” ujarnya.

sumber: detiknews.com

 
Leave a comment

Posted by on July 5, 2011 in PERISTIWA

 

Menguak Barisan Koruptor Dari Gedung Wakil Rakyat

SEJAK mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, Nazarudin dituding terlibat dalam dugaan korupsi, membuat panggung politik di negeri ini seakan runtuh. Kepercayaan masyarakat seakan pupus, karena satu demi satu anggota DPR berbaris masuk bui.

Melihat semakin berjibunya anggota legeslatif jadi penghuni hotel prodeo, sebagian masyarakat jadi teringat dengan puisi ‘Negeri Para Bedebah’: Ada satu negeri yang dihuni para bedebah/ Lautnya pernah dibelah tongkat Musa/ Nuh meninggalkan daratannya karena direndam bah/ Dari langit burung-burung kondor jatuhkan bebatuan menyala-nyala.

Puisi itu diciptakan oleh Koordinator Gerakan Indonesia Bersih (GIB) Adhie Massardi. Puisi itu kini semakin populer, setelah dibacakan saat demonstrasi di Gedung KPK,  terkait dengan  skandal dana talangan Bank Century setahun silam.


Meskipun puisi itu masih tetap populer, tetapi perilaku korupsi, terutama yang dilakukan oleh wakil rakyat terus berlangsung.  Terakhir adalah kasus korupsi wisma atlet yang diduga melibatkan anggota DPR sekaligus manta Bendahara Umum Partai Demokrat, Nazarudin.

Dugaan keterlibatan Nazarudin itu, jelas  menambah  daftar panjang  anggota DPR yang menjadi ‘pasien’ KPK, karena dugaan suap dan penyimpangan dana memberikan tamparan serius bagi lembaga wakil rakyat itu.

Pukulan telak yang dihujabkan masyarakat ke wajah partai politik tersebut, menggambarkan bahwa panggung politik di bumi pertiwi ini seakan runtuh. Kepercayaan terhadap partai politik juga mulai pupus, menyusul adanya anggapan bahwa partai politik dibangun hanya untuk melindungi para koruptor.

Indonesian Coruption Watch (ICW) pernah mengemukan, bahwa ada tujuh kasus korupsi besar yang melibakan hampir sekitar 42 anggota DPR. Yakni  suap aliran dana BI terkait Miranda Goeltom, suap alih fungsi hutan lindung, suap dermaga, suap proses lelang pengadaan kapal patroli Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, suap pemadam kebakaran, suap pembangunan gedung pusdiklat badan pengawan tenaga nuklir (Bapeten).

Jika dicantumkan juga daftar pimpinan daerah, seperti gubernur, bupati dan walikota, jelas jumlah politisi dan kader partai politik lebih dari seratus orang. Yang mencengangkan lagi, hampir seluruh kader partai politik terlibat dalam kasus korupsi.

Hal inilah yang membuat kepercayaan masyarakat terhadap partai politik semakin berkurang. Masyarakat mulai menuding bahwa partai politik itu bukan dijadikan alat untuk mendidik rakyat melek politik, tapi malah dijadikan tempat berlindung para koruptor bejad.

Uang Setoran

Siapa-pun tak dapat menyalahi anggapan masyarakat tersebut, karena kasus kaburnya mantan Bendaraha Umum Partai Demokrat, Nasarudin dan istri anggota DPR dari Fraksi PKS, Adang Darajatun, Nunun Nurbaiti  ke Singapura membuat gerah masyarakat.

Bahkan pengamat politik,  Ikrar Nusa Bhakti dan politisi senior Permadi menganggap bahwa asal muasal korupsi yang dilakukan oleh anggota DPR, akibat mahalnya biaya penyelenggaraan Pemilu.Julius Julianto(selengkapnya baca majakalah Swara Rakyat Edisi 77)


 

 
Leave a comment

Posted by on July 4, 2011 in LAPORAN UTAMA

 

Terjadi Bentrok Antar Warga di kawasan Pasar Rumput

Jakarta(3/07)  tawuran terjadi di kawasan pasar rumput antara warga pada sabtu (2/7) yang mengakibatkan arus lalulitas terpaksa dialihkan. Pemilik toko takut kena sasaran. Karena tauran nya menggunakan senjata tajam, bom molotov batu, dan sebagainya. “Kami khawatir bentrokan bakal merembet ke warga yang tak tahu menahu persoalan,” kata Ny. Evie, warga Pasar Rumput, Kel. Pasar Manggis, Setiabudi, Minggu (3/7) terlebih sekitar Pk. 23:30, Sabtu (2/7) malam dan Minggu sore Pk. 16:00. Pemicunya tidak jelas kenapa yang terlihat hanya saling ejek antar warga. “Awal mulanya karena saling ledek dan sengolan saja tapi mendadak mereka saling serang,” tuturnya yang mengaku sudah berupaya mendamaikan ke dua kelompok pemuda tersebut. Selalin itu beberapa pasilitas umum juga ikut dapat imbas  amukan warga terlihat beberapa fasilitas umum  rusak. Akibat  tauran warga tersebut.

Berbagai pihak dan tokoh masyarakat disana  sudah mendamaikannya. Camat Setiabudi Makmur dan Lurah Pasar Manggis Jakino, mengatakan ke dua kelompok pemuda itu sebetulnya sudah didamaikan oleh tokoh warga karena sangat mengganggu kenyamanan dan ketentraman warga maupun pedagang yang ada. “Kami memang khawatir bakal lebih parah lagi jika tak didamaikan dan dijaga petugas kepolisian,” tuturnya sehingga kasus pengerusakan halte bus TransJakarta beberapa bulan lalu tak terulang lagi.

Tapi bentrokan terjadi lagi  minggu sore  arus lalulintas ditutup kembali baik yang di jl S ultan Agung maupun jl Minangkabau. Hingga berita diturunkan kami belum mengetahui  jumlah korban  luka-luka, toko yang rusak maupun fasilitas umum.(swararakyat208)

         


 
Leave a comment

Posted by on July 3, 2011 in PERISTIWA

 

Koruptor Sekarang Tak Punya Rasa Malu

SEJAK rezim Soeharto tumbang, partai politik (Parpol) tumbuh bak jamur di musim hujan. Masyarakat sempat bingung untuk menentukan pilihannya. Tapi yang jadi pertanyaan, kenapa pejabat dan  pengusaha berbondong-bondong menjadi kader partai. Bekalangan, rakyat mengetahui bahwa partai tersebut hanya dijadikan alat pelindung bagi para koruptor.

Ketika Soeharto bertengger sebagai Presiden RI selama 32 tahun, hanya ada tiga partai yang berhak mengikuti Pemilu. Tapi Soeharto lengser, kemajuan kepartaian di Indonesia mengalami peningkatan yang cukup drastis.

Di era Presiden Habibie,  jumlah Parpol yang terdaftar di Departemen Kehakiman & HAM 141 Parpol, lalu jumlah parpol itu mengerucut sampai 106 terdaftar di KPU 106. Lalu jumlah Parpol yang disyahkan sebagai peserta Pemilu tahun 1999 hanya 48 Parpol.

Pada era Megawati, jumlah Parpol terdaftar di Departemen  Kehakiman & HAM 112 Parpol, kemudian 50 yang terdaftar di KPU. Lalu setelah melakukan penyaringan, hanya 24 Parpol yang mengikuti Pemilu tahun 2004.

Baru di  era SBY jumlah Parpol yang terdaftar di Departemen  Hukum dan HAM 79 Parpol dan 64 yang  terdaftar di KPU. Kemudian 38 Parpol dan 6 Parpol lokal/Aceh dinyatakan  sebagai peserta Pemilu 2009.

Memang jika dibandingkan dengan era Orde Baru (Orba), jumlah yang mengikuti Pemilu  ketika itu hanya tiga Parpol, sementara Pemilu saat ini jumlah Parpol-nya lebih banyak lagi. Baik dalam pengertian kuantitas maupun kualitas.

Peningkatan jumlah kepartaian tersebut, ternyata mendorong para pejabat dan pengusaha untuk menjadi politisi ‘kardus’ yang hanya merampok uang rakyat. Lalu partai dijadikan tempat berlindung.

Menanggapi hal tersebut, pengamat politik Ikrar Nusa  mengatakan, bahwa untuk menjadi pejabat dan politisi di  Indonesia biayanya sangat mahal, sehingga hal itulah yang mendorong pejabat dan politisi berperilaku korup. ”Praktik korupsi banyak dilakukan oleh pejabat dan politisi. Baik di tingkat pusat maupun daerah.” katanya dalam kesempatan  diskusi  “Indonesiaku Dibelenggu Koruptor”, di Jakarta, belum lama ini.

Pengusaha, birokrat dan politisi bahu-membahu menyebarkan korupsi di Indonseia. “Kini kultur politik di Indonesia sudah tercemar korupsi, dengan ditandai banyaknya praktik korupsi. Baik di tingkat pusat maupun daerah. Pelaku korupsi di Indonesia sudah tidak malu dan tidak takut melakukan korupsi. Pejabat dan politisi yang sudah ketahuan melakukan korupsi tidak ada yang mudur dari jabatannya, kalau di Jepang pejabat dan politisi yang ketahuan korupsi langsung mundur dari jabatannya.

Sedangkan aktivis LSM ICW, Ade Irawan dalam kesempatan yang sama   mengatakan, praktik korupsi yang dilakukan pejabat dan politisi sangat tergambar dalam penyusunan anggaran. Mereka melakukan korupsi dengan cara kompromi saat meyusun anggaran. Baik di tingkat pusat maupun daerah. Kompromi tersebut bukan dilakukan di DPR, tapi dilakukan secara personal di luar sehingga sulit dilacak.

Sementara  pengamat ekonomi Hendri Saparini  mengatakan, akibat praktik  korupsi yang dilakukan para politisi, membuat pihak  asing dengan mudah menguasai kekayaan alam yang ada di Indonesia lebih mudah.

“Salah satu modusnya adalah dengan menyuap para pejabat dan politisi agar membuat aturan perundangan yang pro-asing. Dengan diberlakukannya undang-undang yang pro-asing, maka terjadi pembelokan arah kebijakan ekonomi di Indonesia. Banyak UU yang pro-asing yang  merugikan bangsa Indonesia untuk jangka panjang,”katanya.

Sulit Bangkit

Soal suap menyuap pejabat dan politisi di Indonesia memang bukan barang, dalam dekade ini saja, sudah puluhan politisi yang dikerangkeng KPK dan Kejaksaan. Baik yang ada di pusat maupun di daerah.

Runyamnya lagi, para politisi ini kongka-lingkong dengan para koruptor. Buktinya, Nunun Nurbaeti, istri anggota DPR Adang Daradjatun sampai saat ini tak diketahui rimbanya. Konyolnya lagi, mantan Kapolri yang duduk di Komisi III dari Fraksi PKS ini seakan menyembunyikan istrinya.

Itu sebabnya, Indonesia Corruption Watch (ICW) mempertanyakan komitmen PKS dalam pemberantasan korupsi yang menolak membujuk kadernya, Adang Daradjatun, untuk bersikap kooperatif terhadap KPK terkait kasus dugaan suap pemilihan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia.  Julius Julianto selengkapnya baca Majalah Swara Rakyat  edis 77

 

 
Leave a comment

Posted by on July 3, 2011 in POLITIK

 

SBY Sudah Menipu Rakyat Tinggal Tunggu Goro-goro

MARAKNYA anggota DPR yang melakukan korupsi membuat Politisi dan mantan anggota DPR, Permadi SH jadi geram. Ia menyarankan sebaiknya DPR dibubarkan saja. Dia malah menuding bahwa  pemberantasan korupsi yang didengungkan SBY hanya sebatas pencitraan.

Boleh jadi Permadi SH geram dan naik darah, karena menerutnya di masa Bung Karno, semua anggota DPR harus menekankan diri pada ideologi, sehingga tidak ada korupsi. Tapi begitu Soeharto berkuasa, kemudian melakukan de-ideologisasi dan de-politisasi.

“Jadi yang diajarkan adalah pragmatisme terhadap duit dan jabatan. Praktik korupsi mulai muncul di kalangan anggota DPR, tetapi tidak mencuat ke publik, karena masa itu informasi sangat tertutup dan kuatnya kontrol Pak Harto,“jelas Permadi saat ditemui SR, di kantornya.

Lalu di era reformasi, lanjut Permadi, kepentingan ekonomi dari partai politik makin menonjol. Partai politik harus menghadapi biaya Pilpres dan Pileg yang sangat besar.  Caleg yang mau menjadi anggota DPR harus membayar kepada partai. Akibatnya, anggota DPR harus mengembalikan modal yang mereka keluarkan tadi. “Proses rekruitmen seperti ini pasti salah,”tambahnya.

Runyamnya lagi, katanya, anggota DPR periode 2009-2014 malah semakin buruk. Faktanya anggota DPR sekarang bukanlah wakil rakyat, tetapi wakil partai. Kehendak partai harus diikuti kalau tidak mereka akan dipecat atau mengalami pergantian antar waktu. Sedangkan yang DPR wajib setoran kepada partai.

“Akibatnya, begitu mereka duduk mulai mencari kesempatan. Kesempatan yang paling besar tentu di Panitia Anggaran yang berwenang menentukan APBN yang jumlahnya ratusan atau ribuan triliun rupiah. Anggota DPR La Ode Nurhayati sudah membuka suaranya tentang adanya praktek percaloan anggaran di Panitia Anggaran DPR. Tapi tidak diangkat ke permukaan,”jelas pria yang mengaku sebagai penyambung lidah Soekarno.Modusnya,  kata Permadi, semakin canggih. Jika ada pengajuan anggaran dari Kementerian, anggota DPR kan mengutus orang untuk menanyakan berapa bagian mereka atau minta rekomendasi  jadi perusahaan rekanan.

“Modus lainnya adalah menjadi calo pemekaran wilayah.  Misalnya ada orang kaya ingin jadi bupati,

mereka membayar agar  daerahnya dimekarkan. Padahal daerah itu hanya mengandalkan PAD yang kecil dan DAU yang sangat besar. Prinsipnya mekarkan dulu dan mereka dapat uang,”terangnya.

Selain itu, ada modus calo-calo proyek. Misalnya hutan lindung dijadikan proyek.   Ada juga modus seperti ketika pemilihan deputi gubernur BI yang harus bayar sekian milyar. Modus lainnya adalah undang-undang titipan.  Jadi ada perusahaan asing punya kepentingan mau membayar. Satu pasal saja dimasukkan maka UU itu sudah berubah menjadi sistem ekonomi kapitalis. “Jika melihat perilaku anggota DPR yang seperti itu maka bubarkan saja DPR,”tegas Permadi.

 

 

Pencitraan

Permadi merasa tidak yakin, Indonesia meniru model pemberantasan korupsi di China, karena di sana  pemimpinnya masih jujur. “Untuk pemberantasan korupsi, kita butuhkan pemimpin yang tegas seperti di China yang berani mengatakan berikan 100 peti mati, 99 untuk koruptor dan 1 mati untuk saya apabila saya terbukti korupsi.  Tidak hanya berani berkata, tetapi juga berani membuktikan diri satunya kata dengan perbuatan,”katanya. Berbeda dengan di Indonesia, di sini, ujarnya, Presiden SBY mengatakan bahwa dia yang memimpin pemberantasan korupsi dengan pedang terhunus, tetapi ketika orang-orang mereka yang korupsi dilindungi. Seperti Nazarudin dan Jonny Allen. Lalu kasus Bank Century dan Gayus ditutup. Orang yang tidak bersalah seperti Antasari dijatuhi hukuman,  Susno malah ditangkap.  Kalau korupsi terus dibiarkan dampaknya akan muncul Negara Gagal. Ini Sangat mengerikan…...selengkapnya baca Majalah Swara Rakyat Edisi 77


 
Leave a comment

Posted by on July 3, 2011 in POLITIK

 

Las Vegas di Singapura

Jakarta – Las Vegas, di Negara Bagian Nevada, Amerika Serikat, bukan hanya menjadi tujuan para penjudi, melainkan juga tujuan para foodies. Maklum di Las Vegas, selain hotelnya murah, dan berbagai pertunjukan/hiburan berkelas dunia, makanan juga murah. Rupanya, itulah trick para pengelola resor perjudian untuk menarik sebanyak mungkin orang datang. Hal yang sama tampak jelas diterapkan pula di resor judi terbesar dan terbaru dunia: Marina Bay Sands di Singapura.

Pembukaannya saja ditandai dengan berbagai show – Cirque Eloize dan The Lion King – yang membuat orang berbondong-bondong datang dari Jakarta. Hingga sekarang pun, biro-biro wisata di jakarta masih punya paket murah wisata ke Singapura dengan menginap di hotel mewah 55 lantai Marina Bay Sands yang harganya miring.

Bentang kawasan judi ini lebih panjang daripada Menara Eiffel bila direbahkan. Di dalamnya terdapat puluhan butik mewah seperti Hermes, Cartier, Prada, dan lain-lain. Dan bagi para foodies, Marina Bay Sands adalah sebuah tujuan yang “nggak ada matinye.” Kalau datang makan siang ke sana setiap hari, belum semua restoran dapat tuntas dicicipi. Beberapa celebrity chefs kelas dunia hadir dengan gerai masing-masing di sana. Thomas Keller, pemilik The French Laundry di Napa Valley, California, Daniel Bouloud, Tetsuya Wakuda, Mario Batali, dan lain-lain. Pada saat pembukaannya saja sudah terjadi tumbal yang membuat Marina Sands Bay makin ramai diberikatakan, yaitu: meninggalnya celebrity chef Santi Santamaria.

Tetapi, Marina Sands Bay yang dihubungkan dengan berbagai moda angkutan umum seperti bus dan MRT tentu saja juga punya tempat-tempat makan yang murah meriah. Ada sebuah foodcourt di dekat skating rink yang menawarkan berbagai makanan menarik berkelas budget. Food court dengan ribuan tempat duduk ini merupakan salah satu tujuan mudah bagi para foodies. Pertama, karena pilihan jenis makanannya sangat luas. Kedua, karena harganya murah-meriah dan setara dengan harga makanan di foodcourt maupun carpark lain di Singapura. Ketiga, karena tempatnya sungguh nyaman. Tidak heran bila food court di Marina Sands Bay ini selalu penuh sesak pada waktu-waktu makan siang maupun makan malam.

Jangan lupa, Marina Bay Foodcourt ini punya berbagai makanan regional yang menarik. Dari Filipina, misalnya, kita dapat menemukan: beef calderata, kara kareng baka, inihaw na manok, pancit bihon, adobo, dan lain-lain. Masakan tradisional Singapura pun terwakili lengkap di sini, seperti: bak kut the, claypot rice, yong tau fu, masakan peranakan Baba Nonya, dadar tiram Hokkian, dan lain-lain. Bila Anda rindu masakan Indonesia, ada beberapa gerai yang menjual ayam penyet dan nasi padang. Hampir semuanya ditawarkan dengan harga sekitar Sin$10 atau sekitar Rp 60 ribu saja – harga yang juga umum di tempat-tempat makan setara di Singapura.

Jadi, dalam kunjungan berikut ke Singapura, jangan lupa bahwa Marina Bay Sands pun punya tempat makan murah-meriah yang sesuai dengan anggaran Anda. Ribuan tempat duduk yang nyaman – semuanya di bawah atap – membuat pengunjung betah nongkrong di tempat ini sambil cuci mata.
(bon/bon)

 
Leave a comment

Posted by on June 29, 2011 in KULINER

 

Mengupas Soal Pentingnya Air Bareng Pak Bondan

Jakarta – Air jadi salah satu kebutuhan utama manusia. Tanpa air kehidupan manusia seperti timpang. Seperti tema live chat bersama Pak Bondan siang tadi, mengupas seberapa penting air dalam siklus harian kita. Yuk, simak info lengkapnya di sini!

Siang tadi, lagi-lagi kegiatan rutin live chatting bersama dengan pakar kuliner, Bondan Winarno dilakukan. Kali ini mengambil tema tentang ‘Air’, salah satu kebutuhan manusia yang cukup penting. Seperti biasa, Pak Bondan yang tampak segar dengan kemeja kotak-kotak birunya hadir tepat waktu di kantor detikcom meskipun baru saja mendarat dari Manado.

Sapaan hangat kepada detikers pun langsung dilontarkan memulai acara live chat siang tadi. Sejumlah pertanyaan seputar air sudah ‘banjir’ di forum kali ini. Pak Bondan dengan semangat menjawab pertanyaan dari ID putra_kali_bekasi tentang teori minum air yang seharusnya 8 gelas perhari tidak kurang, tergantung dengan aktivitas sehari-hari.

DonkAh, salah satu member yang cukup setia pun tak mau ketinggalan dalam livechat kali ini. “Apakah minum air putih bisa diselingi dengan minuman lain seperti jus buah, teh, atau kopi? dan apa pengaruhnya?” adalah salah satu pertanyaannya. Pak Bondan pun langsung menjawab pertanyaan tersebut, menurutnya air putih wahjib dikonsumsi sebanyak 2 liter setiap hari. Untuk minuman lain sifatnya hanya sebagai tambahan.

Tidak sedikit pula yang bertanya apakah air minum kemasan lebih baik dibandingkan dengan air biasa. “Tidak ada jaminan bahwa air kemasan lebih baik, diperlukan uji lab untuk meneliti kandungan (termasuk impurities) air,” jawab Pak Bondan kepada para detikers siang tadi.

Jika takut sering buang air kecil karena kebanyakan minum air putih, apalagi terbangun di malam hari saat tidur, Pak Bondan memiliki trik khusus untuk mengatasinya. “Saya sendiri berhenti minum pk 19 agar ketika tidur tidak terbangun karena mau pipis. Ada teori bahwa 4 jam pertama tidur harus nyenyak tanpa gangguan,” ujarnya.

Pak Bondan juga menjelaskan kalau manfaat minum air putih itu bukan menjadikan kulit mulus, melainkan menjadikan kulit kencang. “Tanda-tanda orang yang kekurangan air putih alias dehidrasi adalah kulit keriput, terlihat kering dan kusam,” jelas Pak Bondan.

Ada pertanyaan menarik dari ID siauwbubeng siang tadi “Apa sih Pak tanda-tanda kekuranan air?” pertanyaan ini langsung dijawab lengkap dan jelas oleh Pak Bondan. “Beberapa tanda kekurangan air (dehidrasi): air kencing berwarna kuning (tidak jernih), mulut kering, sulit fokus berpikir, dll. Harus diingat bahwa otak kita mengandung 85-90% air. Kalau kita kurang minum, dengan sendirinya otak juga kekurangan cairan, sehingga tidak dapat berfungsi secara maksimum.”

Wah, tanpa kita sadari air putih peranannya cukup penting bukan? Apalagi untuk Anda yang punya aktivitas cukup banyak dan yang bekerja di dalam ruangan ber-AC. Tanpa sadar live chat yang berdurasi lebih dari satu jam ini telah selesai. Live chat ditutup Pak Bondan dengan “Air adalah elemen yang penting bagi kehidupan. Mohon tidak bercanda tentang hal ini dan mulai serius tentang hal-hal yang juga serius. Bukan untuk saya, tetapi untuk Anda juga. Apa gunanya ikut live chatting bila hanya sekadar mendapat sapaan?”.

Yuk, minum air putih setiap hari. Dan pastikan tubuh terhidrasi dengan baik agar tetap sehat!

(eka/Odi)

 
Leave a comment

Posted by on June 29, 2011 in KULINER